BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Dalam
ajaran Islam pendidikan sangat penting karena pendidikan adalah salah satu
aspek sosial budaya yang berperan strategis dalam pembinaan suatu keluarga,
masyarakat, dan bangsa.Pendidikan pada intinya merupakan suatu ikhtiar yang
dilaksanakan secara sadar, sistematis, terarah dan terpadu untuk memanusiakan
peserta didik serta menjadikan mereka sebagai khalifah di muka bumi.
Untuk
itu, dalam rangka memajukan kehidupannya dan menjalankan tugas yang dibebankan
Allah swt.kepadanya sebagai khalifah dan pengelola di muka bumi, manusia
diperintahkan untuk belajar terus menerus sepanjang hidupnya. Pembentukan
kualitas manusia yang seutuhnya, dalam arti pencapaian tingkat kualitas manusia
yang optimal, baik dari segi lahiriah maupun batiniah. Sebagaimana firman Allah
Swt. dalam Q.S at-Taubah berikut:
وَمَا
كَانَ الْمُؤْمِنُونَ لِيَنْفِرُوا كَافَّةً ۚ فَلَوْلَا نَفَرَ مِنْ كُلِّ
فِرْقَةٍ مِنْهُمْ طَائِفَةٌ لِيَتَفَقَّهُوا فِي الدِّينِ وَلِيُنْذِرُوا
قَوْمَهُمْ إِذَا رَجَعُوا إِلَيْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُونَ
Terjemahnya: “Tidak sepatutnya bagi mukminin itu pergi semuanya (ke medan perang).
Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang
untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan
kepada kaumnya apabila mereka Telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat
menjaga dirinya”. (Q.S at-Taubah 9: 122)
Seiring
dengan hal tersebut, maka pada hakikatnya sistem pendidikan nasional juga
mencari nilai tambah melalui pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia
atau kualitas manusia secara utuh jasmaniah dan ruhaniah.
Komentar
Posting Komentar